Monday, 17 June 2019

LAPORAN PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER KONFIGURASI CISCO DISCOVERY PROTOCOL





Disusun Oleh Kelompok J :
 


SSri 




Zulfanullah
NIM: 064001600015
Annas alfarizi 
NIM: 064001800001
Kevin adley JS
NIM: 064001800010
Michael
NIM: 064001800029
Teknik Informatika
Fakultas Teknologi Industri
Universitas Trisakti
Jakarta – Indonesia
2019






i. Tujuan Praktikum
Laporan ini dibuat untuk menyelesaikan praktikum dua belas matakuliah Jaringan Komputer. Selain itu, hal ini juga beguna sebagai panduan umum dalam membuktikan percobaan mengkonfigurasikan CDP (cisco discovery protocol).

ii. Teori Percobaan
Cisco Discovery Protocol (CDP) adalah tool yang berguna untuk mengatasi incomplete atau innaccurate netwrok. CDP adalah media dan protocol independent, CDP hanya menampilkan informasi tentang koneksi perangkat cisco yang terhubung langsung.

iii. Langkah-Langkah Percobaan
1. Pengaturan CLI di Swith0.
ketik :
Switch>en
Switch#conf t 
Switch(config)#do sh cdp


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgAVAyDUTMuQo8C1ou2viGMxTdD_VIH9Ch9a38_VHRpE_CAiji14WQOQfiFCf6KzL2yUm4e50rn-Ee6VACzjk8_OO1HysJF2Sr1sDT9fVsM4KZfWbHApqQMf-hHO77dsI2V41WskSjZDVHN/s400/13.JPG

2. Pengaturan CLI di Swith1.
ketik :

Switch>en
Switch#conf t
Switch(config)#cdp run
Switch(config)#int ran fa0/1-2 
Switch(config-if-range)#cdp enable
Switch(config-if-range)#do sh cdp


3. Buka CLI pada Swith1.
Untuk melihat perangkat tetangga ketik :
Switch#sh dcp neighbors

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgOTep37FY8Bfp07YC4qcTHpNNIKYoKvv2XiJSrm3sRZOUy5OHViVOfBy9bAg4jKnxJl7Re1Ssaj2pSnliBfDeWVIEoCV1oWfCXc3Ps56yoL4WZZle1RxXU9vCq4JWTvJi8ORgDmr_T-Fzv/s400/14.JPG

KONFIGURASI FRAME RELAY PADA CISCO PAKET TRACER





Disusun Oleh Kelompok J :



Zulfanullah
NIM: 064001600015
Annas alfarizi 
NIM: 064001800001
Kevin adley JS
NIM: 064001800010
Michael
NIM: 064001800029

Teknik Informatika
Fakultas Teknologi Industri
Universitas Trisakti
Jakarta – Indonesia
2019















i. Tujuan Praktikum
Laporan ini dibuat untuk menyelesaikan praktikum sebelas matakuliah Jaringan Komputer. Selain itu, hal ini juga beguna sebagai panduan umum dalam membuktikan percobaan Frame Relay.
ii. Teori Percobaan
Frame Relay adalah protokol WAN yang beroperasi pada layer pertama dan kedua dari model OSI, dan dapat diimplementasikan pada beberapa jenis interface jaringan. Frame relay adalah teknologi komunikasi berkecepatan tinggi yang telah digunakan pada ribuan jaringan di seluruh dunia untuk menghubungkan LAN, SNA, Internet dan bahkan aplikasi suara/voice

Frame relay adalah cara mengirimkan informasi melalui wide area network (WAN) yang membagi informasi menjadi frame atau paket. Masing-masing frame mempunyai alamat yang digunakan oleh jaringan untuk menentukan tujuan. Frame-frame akan melewati switch dalam jaringan frame relay dan dikirimkan melalui “virtual circuit” sampai tujuan.

iii. Langkah-Langkah Percobaan
1. Buatlah topologi seperti berikut ini.


2. Atur Ip Address semua PC dan Gatway
PC
PC 0
192.168.10.5/24
PC1
192.168.10.6/24
PC2
192.168.20.5/24
PC3
192.168.20.6/24
Gatway : 10.0.0.1
3. Pengaturan pada router 
Untuk konfigurasi ip address dan frame relay Router, klik icon router dan masukan perintah berikut pda mode CLI router :

Head Office
Router>enable
Router#configure terminal 
Router(config)#hostname HeadOffice
HeadOffice(config)#interface se2/0 
HeadOffice(config-if)#ip address 10.0.0.1 255.0.0.0 
HeadOffice(config-if)#encapsulation frame-relay 
HeadOffice(config-if)#frame-relay lmi-type ansi 
HeadOffice(config-if)#frame-relay inte 
HeadOffice(config-if)#frame-relay interface-dlci 50 
HeadOffice(config-if)#no shutdown 
HeadOffice(config-if)#exit 
HeadOffice(config)#interface fastEthernet 0/0 
HeadOffice(config-if)#ip address 192.168.10.1 255.255.255.0 
HeadOffice(config-if)#no shutdown 
HeadOffice(config-if)#exit 

Branch Office
Router>enable 
Router#configure terminal 
Router(config)#hostname BranchOffice
BranchOffice(config)#interface serial 2/0 
BranchOffice(config-if)#ip address 10.0.0.2 255.0.0.0 
BranchOffice(config-if)#clock rate 64000 
BranchOffice(config-if)#encapsulation frame-relay 
BranchOffice(config-if)#frame-relay lmi-type ansi 
BranchOffice(config-if)#frame-relay interface-dlci 60 
BranchOffice(config-if)#no shutdown 
BranchOffice(config-if)#exit 
BranchOffice(config)#interface fastEthernet 0/0 
BranchOffice(config-if)#ip address 192.168.20.1 255.255.255.0 
BranchOffice(config-if)#no shutdown 
BranchOffice(config-if)#exit 


4. Pengaturan pada clound
Klik icon Cloud, karena kabel serial dari head office tersambung ke se0 dari Cloud maka kita daftarkan DLCI milik Head Office (50) kedalam interface se0 milik Cloud dan tentukan juga jenis LMI nya.


Dan untuk se1 Cloud yang terhubung dengan kabel serial milik Branch Office, daftarkan DLCI milik Branch Office (60) kedalam interface se1 milik Cloud dan tentukan juga jenis LMI nya.



Klik pada bagian connection, Frame Relay.. seting interfacenya menjadi 
Serial0 | HeadOffice <--> Serial1 | BrachOffice, kemudian klik add.



5. Mengatur konfigurasi Routing Protocol
Klik kembali router dan masukan perintah konfigurasi berikut pada CLI :
Head Office
HeadOffice(config)#router rip 
HeadOffice(config-router)#version 2
HeadOffice(config-router)#network 10.0.0.0
HeadOffice(config-router)#network 192.168.10.0
HeadOffice(config-router)#network 192.168.20.0 
HeadOffice(config-router)#exit 
HeadOffice(config)#exit 
HeadOffice#copy running-config startup-config 
Destination filename [startup-config]? 
Building configuration... 
[OK] 


Branch Office
BranchOffice(config)#router rip
BranchOffice(config-router)#version 2
BranchOffice(config-router)#network 10.0.0.0
BranchOffice(config-router)#network 192.168.20.0 
BranchOffice(config-router)#network 192.168.10.0 
BranchOffice(config-router)#exit 
BranchOffice(config)#exit 
BranchOffice#copy running-config startup-config 
Destination filename [startup-config]?
Building configuration... 
[OK] 

5. Test Koneksi
lakukan test koneksi pada comenpromt pc 0, masukan ping pc 1.


Kesimpulan :
 Pengaturan clock rate pada router dalam implementasi jaringan WAN merupakan halyang harus diperhatikan untuk jaringan WAN dengan jenis Leased Line dan juga CircuitSwitching.Jika hanya melakukan pengaturan clock rate pada router makan jenis koneksi WANyang akan terbentuk merupakan koneksi Leased Line yang biasanya menggunakan protokol HDLC.

LAPORAN PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER CLIENT-SERVER TCP DENGAN MENGGUNAKAN BAHASA PEMROGRAMAN JAVA





Disusun Oleh :

Zulfannullah (064001600015)



Teknik Informatika

Fakultas Teknologi Industri

Universitas Trisakti

Jakarta – Indonesia

2019






Tujuan

                  Laporan ini dibuat untuk memenuhi tugas praktikum mata kuliah jaringan komputer
Teori Percobaan
Client Server adalah suatu bentuk arsitektur, dimana client adalah perangkat yang menerima yang akan menampilkan dan menjalankan aplikasi (software komputer) dan server adalah perangkat yang menyediakan dan bertindak sebagai pengelola aplikasi, data, dan keamanannya. Model ini dapat membantu pengguna dalam memahami bentuk-bentuk jaringan computer.

CARA PERCOBAAN

1.      Siapkan dua laptop untuk percobaan. Laptop ke-1 untuk server laptop ke-2 untuk client
2.      Tulis Source code untuk laptop client

3.                  Tulis Sourcode untuk laptop server
import java.io.*;
import java.net.*;
import java.util.*;

public class TCPEchoServer{
            private static ServerSocket servSocket;
            private static final int PORT = 2480;
           
            public static void main(String args[]){
                        System.out.println("Opening port...");
                        System.out.println("Awaiting for data...");
                       
                        try{
                                    servSocket = new ServerSocket(PORT);
                        }
                        catch(IOException ioEx){
                                    System.out.println("Unable to attach to port!");
                                    System.exit(1);
                        }
                        do{
                                    handleClient();
                        }while(true);
            }
            private static void handleClient(){
                        Socket link = null;
                        try{
                                    link = servSocket.accept();
                                   
                                    Scanner input = new Scanner(link.getInputStream());
                                    PrintWriter output = new PrintWriter(link.getOutputStream(),true);
                                   
                                    int numMessages = 0;
                                    String message = "";
                                    do{
                                                message = input.nextLine();
                                               
                                                if(!message.equals("QUIT")){
                                                            System.out.println("Message recieved ->" + message);
                                                            numMessages++;
                                                            output.println("Message " + numMessages + ":" + message);
                                                }
                                    }while(!message.equals("QUIT"));
                                    output.println(numMessages + "message recieved.");
                        }
                        catch(IOException ioEx){
                                    ioEx.printStackTrace();
                        }
                        finally{
                                    try{
                                                System.out.println("\n* Closing connection...*");
                                                link.close();
                                                System.out.println("Waiting new connection...");
                                    }
                                    catch(IOException ioEx){
                                                System.out.println("Unable to disconnect");
                                                System.exit(22);
                                    }
                        }
            }
}
4.                  Jalankan program server terlebih dahulu

5.                  Sekarang jalankan program client

6.                  Selanjutnya kita mengirim pesan dari Client dan akan diterima oleh Server dan proses chatting berhasil.



KESIMPULAN
            Berdasarkan percobaan ini, dapat disimpulkan bahwa client server merupakan fitur yang penting untuk berkomunikasi dengan device lain. Selain itu, client server juga dapat membantu pemahaman tentang jaringan antar device. Pembuatan program dan percobaan jaringan client server berjalan dengan baik.

LAPORAN PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER KONFIGURASI CISCO DISCOVERY PROTOCOL

Disusun Oleh Kelompok J :   SSri  Zulfanullah NIM: 064001600015 Annas alfarizi  NIM: 064001800001 ...